5 Hal yang Terjadi sebagai Risiko dari Biopsi Payudara
Posted By admin Posted On

5 Hal yang Terjadi sebagai Risiko dari Biopsi Payudara

Prosedur pemeriksaan biopsi pada payudara dilakukan untuk mendeteksi apakah ada kelainan pada organ tersebut atau tidak. Proses pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil jaringan atau bisa juga sampel sel dari payudara. Nantinya sampel tersebut akan diuji untuk mengetahui apakah ada indikasi perkembangan sel kanker atau tidak.

Risiko Pemeriksaan

Penting untuk dipahami bahwa setiap jenis prosedur medis pasti punya risiko. Tentunya Anda juga harus tahu apa saja risiko yang akan terjadi setelah menjalani sebuah pemeriksaan. Termasuk ketika Anda akan menjalani prosedur pemeriksaan untuk mendeteksi kanker payudara ini. Berikut adalah beberapa risiko yang mungkin akan terjadi:

1.                 Perubahan Bentuk Payudara

Salah satu akibat yang akan muncul jika Anda menjalani pemeriksaan ini adalah bentuk payudara jadi berubah. Perubahan bentuk payudara ini terjadi karena memang proses biopsi akan mengambil jaringan yang ada di organ payudara tersebut. Banyaknya jaringan yang diambil akan sangat dipengaruhi oleh kondisi kelainan yang dilihat oleh dokter.

2.                 Memar pada Payudara

Proses pengambilan jaringan atau sampel ini juga bisa menyebabkan munculnya memar di area payudara. Memar ini merupakan salah satu risiko ringan yang bisa terjadi setelah proses pengambilan sampel. Nantinya memar bisa mereda seiring dengan waktu berjalan. Tingkat rasa sakit yang ditimbulkan akibat memar juga bisa berbeda-beda pada setiap orang.

3.                 Payudara Bengkak

Kondisi berikutnya yang juga bisa terjadi setelah proses biopsi adalah payudara bengkak. Normal saja karena proses pemeriksaan ini sama saja melukai area payudara. Artinya, tubuh bisa merespon dengan cara yang berbeda-beda dan salah satunya adalah dengan muncul pembengkakan. Nantinya bengkak ini akan mereda sendiri dan tidak meninggalkan rasa sakit.

4.                 Muncul Nyeri

Tentu saja akan muncul nyeri pada area payudara yang diambil sampelnya. Nyeri ini sangat wajar terjadi karena adanya trauma pada area payudara akibat proses pengambilan sampel tersebut. Nyeri ini sebenarnya masih bisa diatasi pada sebagian orang dan bisa hilang begitu saja. Namun bagi sebagian orang, nyeri tersebut tidak tertahankan dan perlu konsumsi pereda nyeri.

5.                 Perdarahan dan Infeksi

Risiko paling parah dari tindakan pemeriksaan ini adalah munculnya perdarahan serta infeksi. Sebenarnya kondisi ini akan terjadi jika perawatan pasca proses pengambilan sampel tidak dilakukan dengan tepat. Apalagi jika Anda tidak menjaga area tersebut tetap bersih secara benar. Infeksi dan perdarahan ini harus dikonsultasikan kepada dokter untuk mendapat penanganan yang aman.

Itulah 5 hal yang mungkin akan terjadi sebagai risiko dari proses biopsi pada payudara. Tentunya langkah pemeriksaan ini penting untuk dilakukan jika memang ada indikasi yang jelas dan direkomendasikan oleh dokter. Dengan dilakukannya pemeriksaan ini maka deteksi penyakit kanker payudara bisa dilakukan lebih dini dan proses pemulihan kesehatan bisa dilakukan secara efektif.